Jendela Malang Raya | Rabu Wage, 22 Oktober 2014
Home Kabar Berita Kanjuruhan Mandiri, Tak Lupakan Misi Sosial
Di Balik Prestasi Kabupaten Malang Raih Double Sanitasi Award 2011 (1)
PDF Print E-mail
Mandiri, Tak Lupakan Misi Sosial
Senin, 24 Oktober 2011 18:43

 

helloMALANG-BPSABS_4

 

 

Pertengahan Oktober 2011, Pemerintah Kabupaten Malang menerima dua penghargaan nasional di bidang sanitasi pada ajang Sanitasi Award 2011 yang diselenggarakan  Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. Pertama, terbaik di kategori Pengembangan Teknologi di Bidang Sanitasi. Kedua, kategori Komunitas/pengelola air minum mandiri di tingkat masyarakat. Apa sebenarnya yang menjadi kunci keberhasilan itu ? Berikut laporan helloMALANG.

.........................

Keberhasilan meraih double award itu tidak terlepas dari kerja keras dan perencanaan yang baik.  Penghargaan pertama, sebagai Inisiatif Terbaik di Kategori Pengembangan Teknologi di Bidang Sanitasi diserahkan oleh Prof. Dr. Armida Alisjahbana, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas kepada Dr. Abdul Malik, SE, M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, pada saat acara Konferensi Sanitasi dan Air Minum Nasional (KSAN), Senin 11 Oktober 2011 di Hotel Sahid Jakarta.


Penghargaan kedua, diterima Badan Pengelola & Sarana Air Bersih Sumbermaron (BPSABS), Desa Karangsuko Kecamatan Pagelaran sebagai inisiator terbaik di Kategori Komunitas/Pengelola Air Minum Mandiri di Tingkat Masyarakat.


Untuk kategori pengembangan teknologi di bidang sanitasi, kata Abdul Malik tim juri menilai Kabupaten Malang memiliki beberapa keunggulan. Pertama  Inisiatif terbaik energi alternatif dan integrasi program. Kedua, teknologi energi untuk mendapatkan energi listrik mikrohidro dan mampu mengintegrasikan dengan kegiatan pelayanan kesehatan dasar masyarakat.


“Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras dan dukungan berbagai pihak, antara lain unsur pemerintah yakni Dinas Cipta Karya, Badan Lingkungan Hidup, Dinas Binamarga, PDAM, serta kelompok himpunan masyarakat pengguna air minum yang tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Malang,’  tambah  M  Hidayat, Kepala Bagian Humas Pemkab Malang.


helloMALANG-BPSABS_3
Hari mendekati senja ketika kami memasuki Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, desa tempat BPSABS berdiri. Tidak ada aktivitas mencolok di desa yang mayoritas perpenduduk muslim ini. Alunan ayat-ayat suci Al Quran terdengar dari pengeras suara masjid di lingkungan Pondok Pesantren Al Khoirot saat memasuki jalan desa yang telah beraspal ketika menuju kantor BPSABS.

 

Sepanjang jalan, tampak penduduk desa, yang laki-laki mayoritas bersarung dan berkopiah duduk-duduk mengobrol di teras rumah menikmati sore yang teduh. Sementara yang perempuan mengenakan kerudung atau jilbab.

Karena kantor BPSABS telah tutup, kami langsung menuju sumber air Sumbermaron yang menjadi titik sentral pengelolaan. Lokasi mata air berada di lembah, kira-kira 20-25 meter di bawah perkampungan dikelilingi sawah hijau nan subur. Untuk menuju lokasi sumber harus berjalan menuruni tangga tanah yang permukaannya sudah dikeraskan berplester semen.

Luas komplek mata air Sumbermaron sekitar 1 hektar. Setidaknya terdapat tiga lokasi mata air. Satu lokasi dengan debit air terbesar sebagian airnya ditampung dalam tandon air beton. Yang selanjutnya didistribusikan ke 1.100 pelanggan BPSABS. Selebihnya, mengalir membentuk kolam dangkal dan sungai kecil menuju Kali Brantas di ujung barat.

Hingga kini, kolam berair bening dan segar masih dimanfaatkan warga sekitar untuk mandi dan mencuci. Sore itu, beberapa anak tampak riang gembira menikmati segarnya air Sumbermaron. Telihat pula ibu-ibu mencuci pakaian dan beberapa lainnya panen kangkung air. Serta beberapa pasang muda-mudi menghabiskan sore di pinggir kolam di bawah pohon rindang.

Tak jauh dari bibir kolam, berserak material bangunan dan kegiatan pekerja yang tengah membangun tanggul di sisi luar. "Sekarang kami sedang menyelesaikan pembangunan dam reservoir pembangkit listrik mikrohidro. Nantinya, sebagai sumber tenaga utama pompa air. Diharapkan mampu menghemat biaya listrik,'' ungkap Ketua BPSABS, Sayid Muhammad SE.

Diungkapkan Sayid, listrik merupakan beban opersional tertinggi yang harus dipenuhi BPABS. Untuk rekening September 2011, misalnya, nilainya sudah mencapai 68,14 persen atau Rp 10,9 juta dari total biaya operasional Rp 16 juta per bulan. Atau menguras 47,4 persen dari penerimaan kotor rata-rata operasional bulanan, Rp 23 juta.

helloMALANG-BPSABS_2Berdasarkan keterangan tim penilai, BPSABS berhak menyandang predikat sebagai inisiator terbaik tingkat nasional karena tiga faktor. Pertama, program sanitasi yang dijalankan nyata.

Secara mendiri, kata Sayid BPSABS telah membantu pembangunan dan perbaikan sanitasi di mushola-mushola dan rumah penduduk keluarga miskin. BPSABS juga membangun beberapa unit sarana sanitasi di bantaran saluran irigasi yang melintasi Desa Karangsuko.

"Kalau dulu warga yang tidak meiliki kakus buang hajat di pinggir kali, kini telah menggunakan kakus yang telah kami bangun. Selain masih dimanfaatkan sebagian warga untuk mandi dan cuci, saluran irigasi kini lebih bersih dan tidak terlihat lagi warga yang buang hajat di sungai," ujar pria yang sehari-hari menjabat Kepala Sekolah MTs Al Khoirot, lembaga pendidikan setingkat SMP di bawah naungan Pondok Pesantren Al Khoirot.

Kedua, BPSABS dikelola secara mandiri, profesional dan tertib administrasi. Ketiga, satu-satunya HIPAM (Himpunan Pengguna Air Minum) di Indonesia yang memiliki proyek pembangunan pembangkit listrik mikrohidro.

Keempat, dalam menjalankan usaha, BPSABS tidak hanya berorientasi bisnis semata. Tetapi juga sosial. Sebagian hasil usaha dipergunakan untuk kepentingan sosial.

Diantaranya, santunan anak yatim, jaminan kesehatan dan kesejahteraan keluarga miskin Karangsuko. Penyediaan perlengkapan kematian warga serta penyediaan keperluan sarana penguburan jenazah dari keluaga miskin. "BPSABS menanggung biaya pengobatan keluarga miskin di Karangsuko. Warga miskin yang memeriksakan diri dan berobat ke bidan desa, gratis. Selanjutnya bidan desa yang mengajukan klaim pembayaran  ke BPSABS," jelas Kepala Desa Karangsuko, Rohali yang mendampingi Camat Pagelaran, Kabupaten Malang, Drs Eko Wahyu Widodo MSi. ( * - bersambung)

 

 

Add comment

1. Anda, sebagai pribadi atau lembaga yang berkaitan langsung atau merasa dirugikan oleh isi dari surat pembaca ini kami persilahkan memberikan tanggapan.
2. Redaksi berhak tidak menayangkan atau menghapus tanggapan yang kurang sopan, berbau SARA, menghasut, menghina salah satu pihak dan melanggar perundang-undangan Republik Indonesia.


Security code
Refresh

Banner
Advertisement
Kamis, 22 Agustus 2013
Walhi Jatim Tolak Tambang Emas di Sumawe

helloMALANG- Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Timur menolak eksplorasi tambang emas di...
Rabu, 21 Agustus 2013
Usai Memperkosa, Telepon Keluarga Korban

helloMALANG- Seorang kuli bangunan berinisial CK (14) asal Desa/Kecamatan Kepanjen, Kabupaten...
Sabtu, 17 Agustus 2013
Egi Janjikan Rp 1 M Untuk Desa

helloMALANG - Janji tiap desa akan dikucuri dana APBD juga dilontarkan calon Gubernur Eggi Sudjana....
Sabtu, 17 Agustus 2013
Tewas Usai Upacara Agustusan

helloMALANG - Seorang petugas Satpol PP Pemkab Malang tewas usai mengikuti upacara bendera...
Jumat, 16 Agustus 2013
Teruskan Tradisi, Ribuan Pendaki Naiki Semeru

helloMALANG - Sudah menjadi tradisi tahunan, sejumlah pendaki Gunung Semeru dari berbagai daerah...
Senin, 22 Juli 2013
Jalur Mudik Malang Selatan Dikebut

helloMALANG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Jawa Timur, mempercepat perbaikan jalan untuk...
Jumat, 19 Juli 2013
Brr.. Suhu Malang di titik 17 Derajat Celcius

helloMALANG - Malang benar-benar menunjukkan eksistensinya sebagai kota dingin. Beberapa pekan...
Senin, 06 Mai 2013
Danai Fasilitas Kesehatan Hingga Sentra Baru Tembakau

helloMALANG.com - Pemkab Malang Jawa Timur memaksimalkan penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai dan...
Selasa, 23 April 2013
Desa Blayu Panen Raya 15,2 Ton Ikan

WAJAK,helloMALANG.com- Desa Blayu Kecamatan Wajak Kabupaten Malang, Selasa, 23 April 2013 menggelar...
Jumat, 19 April 2013
Ratusan Fasilitas Sekolah Rusak Berat

helloMALANG-Selama beberapa tahun, kegiatan belajar mengajar di beberapa sekolah di wilayah...
Jumat, 12 April 2013
30,3 Ribu Rumah Tak Layak Didiami Warga Kabupaten

KEPANJEN – Pemerintah Kabupaten Malang mengebut program bedah rumah tidak layak huni. Hingga KIni...
Sabtu, 30 Maret 2013
Bupati Menang Wali Murid SDN Banjararum Tenang

MALANG- Ratusan murid dan wali murid SDN Banjararum, Singosari mengaku lega. Bupati Malang...
Rabu, 20 Maret 2013
Soal Anggaran Pembangunan Bandara, Kabupaten Sudah Siap

HelloMALANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Jawa Timur, mengalokasikan anggaran khusus untuk...
Jumat, 17 Agustus 2012
Dianaktirikan, Satu Dusun Kibarkan Bendera Karung Beras

  helloMALANG - Merasa dianaktirikan warga satu dusun di Desa Pakis Kembar, Kecamatan Pakis,...
Selasa, 17 Juli 2012
Sitiarjo Terancam Jadi "Desa Mati" (1):

  Terletak di 60 Km ke arah Selatan dari pusat kota Malang, Desa Sitiarjo Kecamatan...
Selasa, 08 Mai 2012
Abd Saleh Diupayakan Jadi Bandara Internasional

  Pakis (helloMALANG) - Pemerintah Provinsi Jawa Timur  dan tiga pemerintah di wilayah Malang...
Selasa, 20 Desember 2011
Rendra pun Sempat Curhat

  helloMALANG.com - Rumah Pintar di kompleks industri kertas Eka Mas Fortuna, Desa Gampingan...
Selasa, 22 November 2011
Rendra Gali "Tambang Emas" Baru

helloMALANG.com - Potensi pariwisata alam di wilayah Malang jauh lebih baik dan beragam di...
Senin, 24 Oktober 2011
Tak Surut Walau Ditolak

Pengurus Badan Pengelola & Sarana Air Bersih Sumbermaron (BPSABS) dan warga Karangsuko mengaku...
Senin, 24 Oktober 2011
Mandiri, Tak Lupakan Misi Sosial

      Pertengahan Oktober 2011, Pemerintah Kabupaten Malang menerima dua penghargaan nasional di...